Tak berhenti di Inggris, kebiasaan mewah ini berlanjut saat ia hijrah ke Turki. Dikutip dari The Sun, Mourinho juga tinggal selama lebih dari satu tahun di Four Seasons Hotel, Istanbul, ketika bekerja untuk klub Fenerbahce.

Hotel super mewah ini menawarkan fasilitas lengkap dengan sentuhan marmer pada kamar mandi, teras yang luas, serta pemandangan kota yang memanjakan mata.

Menurut laporan media Turki, Yenicag Gazetesi, Mourinho menetap di hotel tersebut selama kurang lebih 15 bulan. Tagihannya pun mencapai angka yang mencengangkan, yakni sekitar 36,5 juta lira Turki atau setara Rp 13,28 miliar. Kabarnya, pihak klub Fenerbahce yang harus menanggung seluruh biaya tersebut.

Sebenarnya, dengan gaji selangit, Mourinho bisa saja membeli atau menyewa apartemen mewah di tempatnya bekerja. Lantas, apa alasan di balik hobinya yang senang tinggal di hotel?

Pada tahun 2018, Mourinho sempat blak-blakan mengaku bahwa dirinya adalah sosok yang malas dan sangat menikmati pelayanan penuh dari pihak hotel. Ia merasa jauh lebih nyaman dengan gaya hidup praktis tersebut.