NADIKABAR.COM — sapu yang memenuhi dasar Bendung Karet Sungai Juana di Desa Bungasrejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, menjadi buruan warga. Tak main-main, warga dari Lamongan, Jawa Timur, ikut memburu ikan sapu-sapu untuk pakan lele.

Di tengah terik panasnya matahari, 8 orang dari Lamongan mencari ikan di tengah Sungai Juana yang asat. Mereka tiba di Pati sejak pagi tadi.

Kedatangan mereka ingin mengumpulkan ikan sapu-sapu yang terdampar di tengah Sungai Juana. Akan tetapi jumlah ikan yang ada jauh berkurang dibandingkan dengan Rabu (2/9) kemarin.

Meskipun demikian, mereka tetap semangat mencari ikan. Mereka membawa mobil pikap dan 3 boks untuk menampung ikan sapu-sapu.

Warga Lamongan, Wahyu, mengatakan datang jauh-jauh ke Pati setelah tahu kabar viralnya kondisi Sungai Juana yang mengering. Di mana terdapat banyak ikan jenis sapu-sapu yang terdampar.

"Dari Lamongan, tahunya dari Facebook," kata Wahyu ditemui di lokasi, Kamis (3/9/2026).

Dia mengaku datang ke Pati sejak Rabu (3/9) malam. Mereka baru sampai pagi tadi. Mereka langsung mencari sisa-sisa ikan di tengah Sungai Juana.

"Ke sini kemarin, baru sampai pagi tadi. Ini baru mencari," ungkap dia.

Wahyu mengaku ikan yang dikenal sebagai hama atau invasif ini akan digunakan untuk pakan lele. Wahyu bersama temannya mencari ikan sapu-sapu yang masih hidup.

"Rencana pakan lele, ada kolam lele sendiri. Nanti rencana akan digiling menjadi pakan lele," jelas Wahyu.

"Carinya yang masih hidup. Karena kalau sudah mati nanti lelenya akan mati kalau kalau ikan sapu-sapu ini," ujarnya.

Dia mengaku ikan yang didapatkan kisaran 2 sampai 3 ton. Selesai dari Pati, ikan itu akan langsung diolah menjadi pakan lele.

"Ada 2 boks dengan berat 2 sampai 3 ton," ungkap dia.

Warga setempat, Agus Siswanto mengaku sejak kemarin setelah viral banyak yang datang mencari ikan sapu-sapu. Mereka dari warga setempat bahkan Lamongan.

"Sejak kemarin ramai, ada bawa pikap, truk pada cari ikan sapu-sapu," ungkap Agus ditemui di lokasi.

Menurutnya jumlah ikan di tengah Sungai Juana sudah berkurang dibandingkan hari kemarin. "Sudah berkurang banyak, tapi sepertinya 2 sampai 3 mobil masih ada kalau diambil lagi," ujarnya.