NADIKABAR.COM — Seleksi terbuka untuk mengisi enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Ponorogo berlangsung dengan prinsip persaingan yang setara. Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan tidak ada peserta yang mendapat perlakuan khusus berdasarkan latar belakang pendidikan maupun karier.

Menurut Lisdyarita atau Bunda Rita, seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk terpilih. Kandidat terbaik nantinya akan ditentukan berdasarkan kapasitas, kemampuan, serta gagasan yang disampaikan selama tahapan seleksi.

"Ini tidak boleh membeda-bedakan. Kalau memang dia bagus, ya sudah, harus diangkat," ujar Bunda Rita, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, presentasi yang berlangsung pada 2-4 September 2026 menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan para kandidat. Dalam sesi tersebut, peserta diminta menunjukkan pemahaman terhadap persoalan di instansi yang dituju.