Dia menyebutkan bahwa tidak adanya korban itu tak terlepas dari aksi tanggap Nakhoda KMP Bontang, Denny beserta Anak Buah Kapal (ABK). Begitu melihat kobaran api membesar di ruang menyusui lantai 2 saat kapal sedang lego jangkar, instruksi pemadaman langsung dilakukan dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Proses pemadaman dibantu oleh warga pesisir pantai secara bergotong-royong dengan cara menyemprotkan air hingga api benar-benar padam total. Api dipastikan padam sekitar pukul 16.00 WIB.