Selain itu, Wiyagus berharap, penanganan TB secara terpadu di tingkat daerah dapat menjaga produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan perekonomian daerah dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
"Tentunya kalau ini bisa ditangani secara baik, kita yakin perekonomian keluarga akan meningkat, kemudian perekonomian di Tasikmalaya juga akan meningkat, Provinsi Jawa Barat akan meningkat, jadi daerah itu memberikan kontribusi yang sangat positif kepada sistem perekonomian nasional," pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Ditjen Bina Adwil Kemendagri Elfin Elyas, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), unsur Forkopimda Kota Tasikmalaya, jajaran dinas kesehatan, serta camat dan lurah se-Kota Tasikmalaya.