Dikutip dari NadiKabar, Kemensos bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) mendorong integrasi bantuan sosial dengan program pemberdayaan. Salah satunya melalui pelatihan Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi (LAKSMI) bagi 100 pelaku usaha mikro di wilayah Bandung Raya.

Program tersebut menyasar ibu atau wali siswa Sekolah Rakyat agar mereka dapat meningkatkan kemampuan dalam menjalankan usaha. Bentuk dukungan lainnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, seperti penguatan keterampilan, dukungan modal usaha, dan penguatan aset.

Gus Ipul menekankan pentingnya menghubungkan bantuan sosial dengan pemberdayaan agar manfaatnya dapat berkelanjutan.

"Bansos, sementara. Berdaya, selamanya. Sesederhana begitu," ujarnya dalam kegiatan pemberdayaan usaha masyarakat di Bandung, Selasa (20/10).

Meski begitu, bantuan sosial (bansos) tetap dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Namun, kesempatan mengembangkan keterampilan dan usaha juga penting agar orang tua memiliki bekal untuk meningkatkan pendapatan.

Pendidikan Anak dan Kesejahteraan Keluarga

Pemberdayaan keluarga juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah. Program pelatihan, akses usaha, dan bantuan sosial perlu disesuaikan dengan kondisi keluarga yang menjadi sasaran.