NADIKABAR.COM — Tragedi 9/11 yang terjadi pada tahun 2001 menjadi salah satu pemicu kebijakan ketat di seluruh bandara dunia. Kenang peristiwa itu, ada program baru yang diluncurkan.
Setelah peristiwa 9/11, akses melewati pos pemeriksaan keamanan bandara hanya diperuntukkan bagi penumpang yang memiliki tiket, meskipun maskapai penerbangan dapat menerbitkan izin akses gerbang (gate pass) dalam situasi tertentu, seperti dikutip dari New York Post, Senin (14/11/2026).
Transportation Security Administration (TSA) telah meluncurkan program baru yang memungkinkan penumpang tanpa tiket untuk melewati pemeriksaan keamanan dan memasuki area steril bandara.
Program ini bernama 'Gateside by TSA PreCheck', tujuannya adalah agar mereka dapat menyambut penumpang yang baru tiba atau melepas orang-orang terkasih yang hendak berangkat di area gerbang di sejumlah bandara AS.
"Sebagai manfaat eksklusif bagi pelancong yang paling terpercaya, program baru ini mempermudah akses kembali ke area gerbang untuk menyambut atau melepas penumpang, menemui teman saat transit, serta menikmati fasilitas makan dan belanja, sekaligus menghadirkan kembali momen-momen yang dulu menjadi ciri khas perjalanan udara," demikian pernyataan TSA di situs webnya.
Mereka yang ingin mendapatkan izin akses tamu harus mengajukan permohonan secara daring paling cepat satu hari dan paling lambat tiga hari sebelum rencana kunjungan, serta wajib mendapatkan persetujuan sebelum tiba di bandara.
Jika disetujui, tamu dapat melewati pemeriksaan keamanan melalui jalur TSA PreCheck dengan menunjukkan kartu identitas yang sah dan diterima oleh pihak keamanan.
Pengunjung yang tidak memiliki kartu identitas yang sah dapat menggunakan layanan TSA ConfirmID untuk mencoba verifikasi identitas dengan biaya sebesar USD 45 (Rp 792 ribuan). Namun, perlu dicatat bahwa TSA tidak menjamin keberhasilan verifikasi identitas tersebut.
Izin akses ini hanya berlaku untuk satu hari saja. Tamu TSA diperbolehkan masuk kembali ke area tersebut setelah keluar asalkan masih berada di satu hari yang sama.
Anak-anak juga diperbolehkan melewati pemeriksaan keamanan, namun nama mereka harus dicantumkan dalam permohonan orang tua atau wali mereka.
Tahap awal peluncuran program ini mencakup 13 bandara, tim redaksi lain Bandara Internasional Los Angeles, Bandara Internasional San Diego, Bandara Internasional Dallas-Fort Worth, Bandara Internasional Salt Lake City, dan Bandara Internasional Harry Reid di Las Vegas. Bandara lain yang berpartisipasi adalah Phoenix-Mesa Gateway Airport, John Glenn Columbus International Airport, Detroit Metropolitan Wayne County Airport, Wichita Dwight D. Eisenhower National Airport, Indianapolis International Airport, Bill and Hillary Clinton National Airport, Will Rogers International Airport, dan Eppley Airfield.