NADIKABAR.COM — Menyusuri gang sempit hingga membelah kemacetan di jalur protokol sudah menjadi makanan sehari-hari bagi para pengemudi ojek online (ojol). Mobilitas mereka yang nyaris tanpa sekat wilayah membuat para pejuang aspal ini memahami setiap jengkal perubahan situasi di lingkungan yang mereka lalui.
Potensi inilah yang ditangkap oleh Polres Cimahi sebagai kekuatan besar untuk memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Jumat (28/8/2026), sebanyak 200 pengemudi ojol berkumpul di Mapolres Cimahi. Mereka bukan sedang mengantre pesanan, melainkan merajut komitmen sebagai mitra strategis kepolisian. Wilayah hukum Polres Cimahi yang luas, mencakup Kota Cimahi hingga Kabupaten Bandung Barat, kini memiliki "mata dan telinga" tambahan di setiap sudut jalanan.
Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi memandang kehadiran para pengemudi ojol bukan sekadar elemen transportasi, melainkan bagian penting dari ekosistem keamanan kota. Melalui silaturahmi kamtibmas yang hangat, polisi mengajak para driver untuk lebih peka. Tugas mereka kini bertambah; selain mengantar penumpang dan barang, mereka diharapkan mampu memberikan informasi cepat jika mengendus adanya potensi kriminalitas atau gangguan di jalanan.
"Mereka adalah salah satu mitra strategis kami, yaitu teman-teman, saudara-saudara, sahabat-sahabat dari ojek online," ujar Faruk.