NADIKABAR.COM — Praktik meditasi dan mindfulness selama ini dikenal luas sebagai penawar ampuh untuk mengatasi stres, kecemasan, hingga depresi. Namun, riset ilmiah terbaru mulai mengungkap sisi lain dari praktik ini yang jarang dibicarakan publik: risiko efek samping negatif bagi kesehatan mental.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Psychological Science mengungkap bahwa meditasi dapat memicu efek samping yang mengganggu, mulai dari kecemasan hebat, trauma masa lalu yang kembali teringat, hingga gangguan tidur.

Riset yang dipimpin oleh Dr Willoughby Britton, seorang neurosaintis dan profesor di Brown University, AS, menemukan bahwa 6% peserta meditasi mengalami efek negatif jangka panjang yang berlangsung lebih dari satu bulan.

Dikutip dari laman Very Well Mind, dari penelitian terhadap 96 orang yang mengikuti program terapi kognitif berbasis mindfulness (MBPs) selama 8 minggu, peneliti menemukan fakta mengejutkan.