Pada kuarter ketiga, Indonesia berupaya menambah angka melalui Dewa Krisna dan lemparan bebas, tetapi China tetap mendominasi dan memperlebar keunggulan menjadi 70-26. Indonesia kemudian mengambil time-out sebelum China menutup kuarter ketiga dengan skor 80-27.

Dominasi China berlanjut pada kuarter keempat hingga pertandingan berakhir dengan skor 110-41.

Meski kalah telak, Gitautas melihat pertandingan tersebut sebagai pengalaman penting bagi para pemainnya untuk membangun kepercayaan diri menghadapi tim-tim elite.

"Tapi kami melihat bahwa mereka juga manusia. Mereka merasakan kesakitan. Jadi kami bisa bermain dengan mereka hari ini hanya satu kuarter. Saya berharap segera akan ada lebih dari satu kuarter. Dan kami akan lebih percaya pada diri kami, bahwa kami juga bisa bermain melawan tim elite," ujar Gitautas.

Kapten timnas bola basket putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, mengakui timnya belum mampu menampilkan permainan terbaik.