NADIKABAR.COM — Taman Puring, Jakarta Selatan, direvitalisasi dengan perpustakaan mini inklusif yang dirancang ramah disabilitas, lengkap dengan fasilitas aksesibilitas.

Jakarta - Taman Puring, Jakarta Selatan, direvitalisasi dengan perpustakaan mini inklusif yang dirancang ramah disabilitas, lengkap dengan fasilitas aksesibilitas.

Pekerja terlihat menyelesaikan proyek revitalisasi Taman Puring, Rabu (28/10/2026). Penataan ini diharapkan menjadikan taman bukan sekadar ruang terbuka hijau, tetapi juga tempat masyarakat membaca, belajar, dan menikmati waktu luang.

Perpustakaan mini tersebut dirancang memiliki ruang baca seluas 225 meter persegi. Area ini akan menyatu dengan lingkungan taman sehingga pengunjung dapat menikmati kegiatan literasi dalam suasana ruang terbuka yang nyaman.

Untuk mendukung aksesibilitas, fasilitas tersebut direncanakan dilengkapi jalur taktil dan papan braille bagi penyandang tunanetra. Kehadiran fasilitas ini diharapkan membantu pengunjung mengakses ruang baca secara lebih mudah dan mandiri.

Selain itu, perpustakaan mini akan dilengkapi ruang sensorik yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengunjung dengan karakteristik dan kebutuhan sensorik tertentu. Konsep ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak kalangan.

Proyek revitalisasi Taman Puring ditargetkan rampung pada Desember 2026. Selama pengerjaan berlangsung, taman ditutup sementara untuk kunjungan umum demi mendukung kelancaran pembangunan hingga seluruh fasilitas selesai.

Melalui revitalisasi ini, Taman Puring diharapkan menjadi ruang publik yang menggabungkan fungsi rekreasi, ruang hijau, dan literasi dalam satu kawasan. Kehadiran perpustakaan mini yang inklusif juga diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas membaca tanpa terkendala aksesibilitas.