"Jadi polanya memang sekarang seperti itu. Kita bikin one way gate-nya, agar bisa mudah dikendalikan. Karena memang di lapangan masih banyak permasalahan vandalisme sama ketertiban, sama kebersihan seperti itu, termasuk masalah tunawisma," tambahnya.
Luthfi sempat ditanya pembangunan pagar itu justru malah merusak estetika taman. Namun menurutnya, kebutuhan itu disesuaikan dengan sejumlah aspek, terutama faktor keamanan.
"Saya pikir pendekatan perencanaan tuh tuh ada aspek-aspek lain, termasuk aspek keamanan lah begitu yah. Tapi yang paling penting kan warga yang masuk ke taman itu bisa lebih nyaman," ujarnya.
"Seperti dengan alun-alun, kan kalau di dalamnya kan saya pikir landscape-nya lapang, nyaman lah. Walaupun memang di pagar luaran tinggi-tinggi," tambahnya.