NADIKABAR.COM — Kepolisian Resor (Polres) Tabanan memiliki cara tersendiri untuk mempererat kekompakan sekaligus menambah wawasan personel. Salah satunya dengan menonton dan membedah film Autopsy: Dead Body Can Talk.
Sebanyak 105 personel Polres Tabanan hadir langsung menonton film tersebut di bioskop Cinema XXI Living World Denpasar, Selasa (8/9/2026). Hadir pula Kapolres Tabanan, Wakapolres Tabanan, para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, dan personel mengikuti pemutaran film tersebut.
Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, mengatakan kegiatan menonton film itu menjadi momentum untuk melepas sejenak rutinitas kedinasan. Menurutnya, film itu juga dapat memberi pengetahuan baru mengenai ilmu forensik kepada anggota.
"Ini bukan hanya kegiatan refreshing, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menambah wawasan personel tentang pentingnya ilmu kedokteran forensik dalam mengungkap suatu perkara," ujar Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, dalam keterangannya.
Autopsy: Dead Body Can Talk merupakan film yang diadaptasi dari kisah nyata perjalanan karier dokter spesialis forensik kepolisian Indonesia, Sumy Hastry Purwanti. Film yang mengangkat tentang proses autopsi dan pemeriksaan jenazah itu dinilai berkaitan erat dengan tugas polisi, terutama dalam mengungkap sebuah tindak pidana.
Bayu Pati menuturkan personel Polres Tabanan perlu mendapat pemahaman tentang ilmu kedokteran forensik. Misalkan mengenai pemeriksaan jenazah dan hasil autopsi jenazah sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penyidikan.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat soliditas dan kebersamaan personel. Sekaligus memberikan pemahaman bahwa setiap ilmu yang berkaitan dengan tugas kepolisian perlu terus kita pelajari," kata Bayu Pati.
Bayu Pati memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Selain menjadi ruang kebersamaan, nonton bareng tersebut diharapkan memperkuat pemahaman personel mengenai pentingnya ilmu kedokteran forensik dalam membantu mengungkap fakta suatu perkara.