NADIKABAR.COM — Komandan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Manfret Fatem bersama dua anak buahnya tewas ditembak pasukan TNI gabungan di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Dia pernah terlibat dalam penembakan yang mengakibatkan dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL) gugur pada Maret 2026.

Berdasarkan foto yang diterima, seperti NadiKabar, Manfret Fatem, yang merupakan Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya, tampak memiliki rambut ikal dan berewok di wajahnya. Dia terlihat memegang dua senjata api laras panjang.

Manfret Fatem mengenakan baju kaus dan celana pendek serta memakai kalung. Pelaku tampak berfoto dengan latar belakang hutan.

Dalam foto lainnya, Manfret tewas dengan tubuh tergeletak di tanah. Pelaku terlihat tidak mengenakan pakaian dengan sebuah senjata api berada di atas dadanya.

"OPM Kodap IV/Sorong Raya sebelumnya dilaporkan terlibat dalam sejumlah peristiwa gangguan keamanan di wilayah Papua Barat Daya dan sekitarnya," kata Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).

Teror Manfret Fatem bersama kelompoknya telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Aksi bersenjata pelaku mengakibatkan masyarakat ketakutan hingga pelayanan publik dan pembangunan terganggu.

Salah satu aksi mencolok Manfret Fatem bersama kelompoknya dalam kontak tembak di Kampung Sorry, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, pada Minggu (22/3) sekitar pukul 07.00 WIT. Serangan pelaku mengakibatkan dua prajurit TNI Al gugur hingga senjata api milik korban disita.