NADIKABAR.COM — Polri menurunkan 200 personel Brimob dan 10 personel Bareskrim dalam upaya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menangani karhutla secara menyeluruh.

Personel Brimob diterjunkan untuk membantu pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran, sedangkan personel Bareskrim untuk mendukung penegakan hukum.

"Upaya ini dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait dan masyarakat agar dampak karhutla dapat diminimalkan," kata Trunoyudo.