Simpkin memulai gagasan tersebut dengan menulis surat kepada sejumlah tokoh yang dianggapnya sebagai legenda Australia dan mendapat balasan dari mereka. Pengalaman tersebut lalu dia tuangkan dalam buku Australian Legends yang terbit pada 2005.

Agar seni menulis surat ini maki dikenal banyak orang, Simpkin menetapkan Hari Menulis Surat Sedunia pada 2014. Sebagai upaya memperkenalkan kembali tradisi ini kepada generasi muda, ia juga mengadakan lokakarya menulis surat di sekolah-sekolah.

Dalam catatan sejarah, tradisi menuis surat telah berlangsung sejak zaman Mesir kuno dan Yunani. Surat pada masa itu ditulis menggunakan berbagai media seperti papirus, kulit binatang, tablet kayu berlapis lilin, hingga pecahan tembikar.

Seiring waktu, layanan POS berkembang dan surat semakin banyak digunakan untuk komunikasi pribadi. Dalam dunia sejarah, surat berkembang menjadi bagian dari karya sastra serta menjadi sumber penting bagi sejarawan dalam memahami berbagai peristiwa dan hubungan sosial pada masa lalu.

Masyarakat Uzbekistan memperingati Hari Kemerdekaannya setiap tanggal 1 September. Peringatan tersebut menandai momen lepasnya negara tersebut dari Uni Soviet pada 1991.

Hari Kemerdekaan Uzbekistan menjadi momentum bagi masyarakat setempat untuk merayakan kedaulatan sekaligus kekayaan sejarah dan budaya mereka.

Islam Karimov yang menjadi presiden pertama Uzbekistan setelah kemerdekaan memegang banyak peranan penting dalam membangun fondasi negara baru. Pada masa awal kemerdekaan, ia mengawasi penyusunan konstitusi serta menentukan arah pembangunan ekonomi dan politik Uzbekistan.

Wilayah Uzbekistan memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan Jalur Sutra. Uzbekistan pernah mendapat pengaruh berbagai kebudayaan, termasuk Persia, Turki, dan Arab.

Pada abad ke-19, wilayah tersebut terdiri atas sejumlah negara seperti Bukhara, Kokand, dan Samarkand sebelum kemudian berada di bawah kekuasaan Rusia. Penaklukan Rusia di Asia Tengah berlangsung sejak 1860-an dan berlanjut hingga awal era Uni Soviet.