Hari Kemerdekaan Vietnam (Independence Day of Vietnam) diperingati setiap 2 September. Hari nasional ini mengenang deklarasi kemerdekaan Vietnam dari Prancis pada 1945.
Melansir laman National Today, pada 1887, Vietnam menjadi bagian dari Indochina Prancis. Ketika Perang Dunia II berlangsung, Vietnam kemudian diduduki Jepang, sementara Prancis masih mempertahankan sebagian pengaruhnya di wilayah tersebut.
Setelah Perang Dunia II berakhir pada Agustus 1945, Vietnam berada dalam kondisi tanpa kekuatan kolonial yang jelas. Melihat situasi tersebut, Việt Minh melancarkan Revolusi Agustus di berbagai wilayah untuk merebut kekuasaan dan mengakhiri pemerintahan kolonial.
Kaisar Bảo Đại kemudian turun takhta pada 25 Agustus 1945, sekaligus mengakhiri kekuasaan Dinasti Nguyễn.
Pada 2 September 1945, di Lapangan Ba Đình, Hanoi, pemimpin Việt Minh, Ho Chi Minh, memproklamasikan kemerdekaan Vietnam. Negara baru tersebut kemudian diberi nama Republik Demokratik Vietnam.
Pada 1976, Vietnam Utara dan Vietnam Selatan bersatu menjadi satu negara dan namanya diubah menjadi Republik Sosialis Vietnam. Meski demikian, tanggal 2 September tetap diperingati sebagai Hari Nasional Vietnam.
Setelah berakhirnya Perang Vietnam, pemerintah Vietnam menetapkan sejumlah hari libur nasional. Beberapa di antaranya adalah Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, peringatan Revolusi Agustus pada 19 Agustus, Hari Nasional Vietnam pada 2 September, serta hari kelahiran Ho Chi Minh pada 19 Mei.
Pada 2019, pemerintah Vietnam memperpanjang masa libur Hari Nasional dengan menambahkan satu hari libur tepat sebelum atau setelah 2 September. Dengan demikian, masyarakat Vietnam mendapatkan libur selama dua hari dalam rangka memperingati Hari Nasional.