Diketahui, bulan September 2026 bertepatan dengan dua bulan Hijriah, yaitu Rabiul Awal dan Rabiul Akhir. Adapun rincian penanggalan Hijriah sepanjang bulan September 2026 adalah sebagai berikut:

Kalender Hijriah memiliki sistem penghitungan yang berbeda dari kalender Masehi. Menyadur laman IAIN Tuban, kalender Masehi mendasarkan penghitungan pada peredaran Bumi mengitari Matahari, sementara kalender Hijriah mengacu pada peredaran Bulan mengitari Bumi.

Kalender Masehi sendiri termasuk kategori kalender solar, sedangkan kalender Hijriah termasuk kategori kalender lunar. Perbedaan acuan perhitungan tersebut membuat jumlah hari dalam setahun pada kedua kalender tersebut tak sama.

Dijelaskan oleh seorang ahli ilmu falak NU, KH Shofiyulloh, kalender Masehi dalam menyatakan panjang satu tahunnya didasarkan siklus tropis Matahari, yaitu 365,2222 hari. Dalam setahun dibagi menjadi 12 bulan. Februari terdiri dari 31 hari, Februari 28/29 hari, April 31 hari, April 30 hari, Mei 31 hari, Juni 30, Juli 31 hari, Agustus 31 hari, September 30 hari, Oktober 31 hari, Februari 30 hari, dan Februari 31 hari.