NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalokasikan Rp 13 miliar untuk tanggap darurat bencana gempa bumi. Anggaran itu dialokasikan dalam pos bantuan tak terduga (BTT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengatakan total anggaran tanggap darurat untuk Manggarai Barat mencapai Rp 33 miliar jika ditambahkan dengan Rp 20 miliar bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.

Selain Rp 13 miliar, Pemkab Manggarai Barat juga telah menyalurkan bantuan 51 ton beras kepada terdampak gempa bumi di seluruh kecamatan di Manggarai Barat.

"Yang Pemda siapkan uang Rp 13 miliar lalu beras 51 ton. 51 ton ini sudah didistribusikan," kata Edi Endi di Labuan Bajo, Jumat (28/8/2026).

Ia mengatakan anggaran Rp 13 miliar itu bukan untuk rekonstruksi rumah dan fasilitas umumnya lainnya yang rusak akibat gempa. "Rp 13 miliar itu untuk tanggap darurat tanggap darurat. Belum kita omong ya rekonstruksi," ujar Edi Endi.

Ketua DPW Partai NasDem Provinsi NTT itu mengeklaim anggaran BTT Rp 13 Miliar tanggap darurat bencana itu dinaikkan hanya sehari sebelum gempa.