"Perhatian kami, bagaimana infrastruktur yang sudah selesai dibangun ini dapat segera difungsikan. Masyarakat sangat membutuhkan jargas, tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung kegiatan UMKM," ungkapnya.

Katamso menambahkan, selain mendorong pengoperasian jaringan yang ada, Pemkab Tanjabbar juga menambah usulan penambahan 19.750 SR jargas baru yang tersebar di beberapa kecamatan untuk diprioritaskan pada program nasional tahun 2027.

Menurut dia, ekspansi jargas itu penting untuk menekan ketergantungan masyarakat terhadap liquefied petroleum gas (LPG) tabung tiga kilogram bersubsidi, yang pasokan sering langka di pasaran.

"Koordinasi seperti ini penting untuk memastikan pembangunan dari pemerintah pusat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan terus mengawal agar jargas yang selesai dapat segera mengalir. Usulan sambungan baru mendapat perhatian," tutupnya.