NADIKABAR.COM β€” Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung, Banten, menyiapkan fasilitas olahraga dirgantara melalui pengembangan kegiatan terjun payung, penerbangan olahraga, dan wisata penerbangan yang ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2026.

β€œPekerjaan utama ialah membuat landing zone sembilan hektare, kemudian perpanjangan tempat parkir pesawat (apron), landasan yang menghubungkan antara runway dengan fasilitas Bandara (taxiway) di mana landasan pacu akan diperpanjang 200 meter agar lebih aman pendaratannya," kata Direktur Operasional PT Banten West Java (BWJ) sekaligus Kepala Bandara Salakanagara Tanjung Lesung Kunto Wijoyo dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Kunto mengatakan pengembangan fasilitas tersebut dilakukan melalui kerja sama PT BWJ selaku pengelola dan pengembang KEK Pariwisata Tanjung Lesung dengan PT Bro Skydive Indonesia untuk pengembangan kegiatan terjun payung, penerbangan olahraga, dan wisata penerbangan di kawasan tersebut.

Dalam kerja sama itu, PT BWJ menyediakan lokasi dan lahan seluas kurang lebih sembilan hektare, sedangkan PT Bro Skydive Indonesia bertanggung jawab melakukan konstruksi pembangunan dan pengembangan infrastruktur serta menyediakan fasilitas. Menurutnya, Tanjung Lesung telah memiliki Bandara Salakanagara dengan airstrip yang dapat mengakomodasi olahraga kedirgantaraan, termasuk skydiving.