Sementara itu, Veddriq Leonardo mempersembahkan medali emas bagi Indonesia pada nomor speed perorangan putra Olimpiade Paris 2024.
Pristiawan mengatakan nomor speed masih menjadi andalan Indonesia karena mampu menghasilkan prestasi pada berbagai ajang multievent, mulai dari SEA Games hingga Olimpiade.
Di sisi lain, kemampuan atlet Indonesia pada nomor lead juga terus berkembang dan mulai menyaingi negara-negara yang selama ini mendominasi nomor tersebut.
Ia mencontohkan keberhasilan Putra Tri Ramadani, yang akrab disapa Srondeng, menempati peringkat kedua nomor lead pada World Climbing Series 2026 seri Santiago, Chile.
Oleh karena itu, Pristiawan menilai absennya panjat tebing pada SEA Games 2027 bukan hanya mengurangi peluang Indonesia menambah medali emas, tetapi juga menghilangkan salah satu ajang pembinaan dan pengembangan pengalaman bertanding bagi atlet muda menuju Asian Games dan Olimpiade.