NADIKABAR.COM — PT Taspen (Persero) menyatakan siap menyesuaikan diri dengan rencana pemerintah untuk menyalurkan dana pensiun secara langsung dari Rekening Umum Kas Negara (RKUN).

Namun, Corporate Secretary Taspen Henra menekankan pentingnya menjaga mekanisme verifikasi penerima dan pertanggungjawaban pembayaran pensiun.

"Kami siap-siap saja, mau lewat mana pun. Tetapi, perlu diketahui bahwa ada proses-proses di balik pembayaran itu yang perlu diperhatikan," ujar Henra dalam taklimat media di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa pembayaran pensiun tidak hanya berupa transfer dana kepada penerima, tetapi juga melibatkan serangkaian proses perhitungan dan verifikasi untuk memastikan ketepatan pembayaran.

Selama ini, kata dia, Taspen harus memastikan bahwa penerima masih memenuhi persyaratan, termasuk terkait status perkawinan, perubahan jumlah anggota keluarga, hingga kondisi penerima yang masih hidup.

"Pembayaran pensiun itu bukan hanya transfer, selesai. Di balik layar, sebelum kita menentukan dia berhak atau tidak, ada perhitungan-perhitungan, ada verifikasi," katanya.