Eddy belum merinci pemicu tawuran tersebut. Dia mengaku tawuran ini kembali pecah setelah salah satu kubu tidak terima dengan penyerangan sebelumnya.

"Seperti biasanya untuk penyerangan ini kedua kubu, kubu ini tidak menerima dengan hasil itu (penyerangan sebelumnya)," tutur Eddy.

"Mungkin nanti ada pertemuan di kantor camat tim redaksi kedua kubu untuk menyelesaikan permasalahan ini. Barang-barang berupa busur itu sudah kami amankan," tambahnya.

Polisi masih disiagakan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi tawuran susulan. Pihaknya juga meminta kedua belah pihak menahan diri.