Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Sudarma Korniawan menambahkan aksi tawuran disiarkan langsung (live streaming). Motifnya, kata Edy, hanya sekadar eksistensi gangster mereka.

"Kemudian live di media sosial, kemungkinan untuk apa, motifnya untuk jati diri, kemudian juga mendapatkan pengakuan gitu ya, uang mungkin ya dari itu ya, dari media sosialnya untuk live itu ya," tuturnya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (26/10) pukul 03.15 WIB. Polisi awalnya menerima laporan masyarakat mengenai seorang pria yang ditemukan tergeletak di lokasi kejadian.

Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.