"Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi," kata Tavares, Kamis (20/8/2026).
Selain meningkatkan intensitas latihan, pelatih asal Portugal itu juga ingin memanfaatkan waktu selama TC untuk memperkuat hubungan antarpemain. Seluruh anggota tim akan menjalani aktivitas bersama dalam lingkungan yang lebih intens dibandingkan saat berada di Surabaya.
"Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan. Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam. Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun. Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain," tutur pelatih berusia 46 tahun tersebut.
Kebersamaan itu dinilai menjadi salah satu modal penting bagi Persebaya menghadapi kompetisi panjang. Tavares ingin timnya memiliki kekuatan kolektif untuk melewati berbagai situasi, termasuk ketika menghadapi periode sulit sepanjang musim.