NADIKABAR.COM — Viral di media sosial seorang pria memukul wanita hingga mengacak-acak barang dagangan di Pasar Griya Gunungputri, Bogor, Jawa Barat. Kini diketahui jika aksi pemukulan tersebut dipicu karena masalah sampah.
Peristiwa pemukulan terjadi di lapak dagangan Pasar Griya Gunungputri, pada Senin (5/10) kemarin. Kini, korban pemukulan telah membuat laporan polisi di Polsek Gunung Putri.
"Menanggapi video yang beredar, dapat kami sampaikan bahwa benar kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Gunung Putri. Korban telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian," kata Kapolsek Gunung Putri AKP Hillal Adi Imawan saat dimintai konfirmasi terkait video viral, Selasa (6/10/2026).
Adapun dalam rekaman video CCTV yang dilihat NadiKabar, tampak seorang wanita berdiri di dalam lapak dagangan. Wanita tersebut terlihat sedang berbicara dengan dua orang pria yang duduk di atas sepeda motor.
Tak lama kemudian, salah satu pria turun dari motor dan langsung memukul wajah wanita di dalam lapak hingga terjerembat. Tidak hanya itu, pria tersebut juga mengacak-acak dan membanting barang-barang dagangan milik korban.
Usai memukul dan mengacak-acak dagangan, pria tersebut pergi begitu saja meninggalkan lokasi. Wanita korban pemukulan pun terdengar histeris dan merintih kesakitan.
AKP Hillal mengatakan pemukulan oleh 'Bang Jago' terhadap pedagang wanita di Pasar Griya Gunungputri, Bogor, dipicu cekcok soal salah tempat membuang sampah dan tunggakan sewa lapak pedagang. Polisi masih mendalami laporan terkait pemukulan tersebut.
"Benar korbannya seorang perempuan, (pemukulan) dipicu karena adanya salah paham terkait pembuangan sampah dan tunggakan biaya sewa lapak jualan," kata Kapolsek Gunung Putri AKP Hillal.
Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri Ipda Rudolf Luato Pasaribu menambahkan pemukulan dipicu perdebatan lantaran pihak korban membuang sampah ke tempat penampungan yang salah. Korban diduga membuang sampah di tempat khusus pedagang lain yang memiliki pengurus berbeda.
"Nah, mungkin dugaannya si ibu ini buang sampahnya ke tempat yang nggak seharusnya. Harusnya kan buangnya ke tempat sampah khusus lapak, tapi dia buangnya misalnya ke (tempat sampah) ruko," kata Rudolf saat dihubungi terpisah.
Perdebatan semakin panas karena pelaku menyinggung masalah korban yang menunggak biaya sewa lapak. Perdebatan tersebut berujung tindakan pelaku memukul dan mengacak-acak dagangan korban.
"Terus dibicarakan juga, 'Kamu ada juga masalah, ini kan udah naik biaya sewa (lapak) gitu, kamu nunggak sekian jumlahnya'--belum disebutin berapa jumlahnya," kata Rudolf.
"Jadi ada missed omongan, ya istilahnya jadi debat-debat di situlah, di lokasi. Mungkin tersulut emosi, terus melakukan pemukulan dan lain-lain," imbuhnya.
Polsek Gunung Putri masih melakukan penyelidikan terkait pria yang memukul wanita hingga mengacak-acak dagangan di Pasar Griya, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Saat ini, polisi tengah mencari keberadaan pelaku.
"Pelaku belum diamankan. Terkait pelaku kita sedang identifikasi dan mencari keberadaannya," kata Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri Ipda Rudolf Luatto Pasaribu kepada wartawan, Selasa (6/10/2026).
Rudolf mengatakan pihaknya juga masih mendalami keterangan saksi dan mengamankan CCTV untuk mengidentifikasi pelaku pemukulan wanita yang viral di media sosial tersebut.
"Adapun langkah-langkah yang dilakukan yakni, periksa saksi-saksi, kumpulkan rekaman CCTV, meminta hasil visum korban," ucapnya.