Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar, Ai Nurhasan menegaskan komitmen Disdik Jabar dalam menjaga ketepatan sasaran dari program ini. Ia menginstruksikan seluruh jajaran di 13 KCD untuk bekerja keras melakukan verifikasi faktual di lapangan.

"Rekan-rekan di cabang dinas akan turun langsung memverifikasi data. Ini untuk memastikan bahwa program bantuan tersebut disalurkan secara tepat kepada warga Jawa Barat yang benar-benar berhak menerimanya," tegasnya.

Berikut empat skema bantuan yang disiapkan melalui Program Jabar Sakola:

Bantuan pendanaan ini ditujukan bagi siswa dari keluarga rentan (Desil 1) yang tidak menerima PKH/PIP. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan personal siswa guna mencegah risiko putus sekolah, seperti pembelian seragam, buku hingga ongkos transportasi harian.