NADIKABAR.COM — Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Tujuannya kita menekan angka inflasi dan juga mensubsidi masyarakat. Karena kita ketahui, walaupun tidak begitu tinggi, sekarang angka inflasi di Kota Kendari berkisar 3,66 persen," kata Wali Kota Kendari Siska Karina Imran kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Gerakan Pangan Murah tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 11-12 September 2026, berlokasi di pelataran Tugu Eks MTQ Kendari. Acara ini merupakan inisiatif Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) dalam rangkaian peringatan HUT Kejaksaan dan dibuka langsung oleh Wali Kota Kendari.

Guna menjaga stabilitas pasar, Pemkot Kendari menggandeng Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), aparat penegak hukum (APH), Bank Indonesia (BI), serta instansi terkait lainnya untuk memantau pergerakan harga bahan pokok secara berkala di pasar-pasar daerah.

"Kita buat tim terpadu, kita mengontrol setiap harinya harga-harga yang ada di pasar-pasar, dengan harapan di Kota Kendari ini tetap stabil, tidak ada kenaikan harga," ujarnya.