AB yang mengendarai sepeda motor otomatis Honda PCX lalu menjadi sasaran pembacokan secara brutal. Korban mengalami luka terbuka di kepala, tangan, lutut, dan siku.
Salah satu pelaku sempat membawa kabur motor PCX korban. Namun, motor itu kemudian mati mesin dan ditinggalkan pelaku karena remote keyless yang menjadi sistem kontak dan penguncian terbawa korban.
Satreskrim Polres Metro Depok menyelidiki kasus pembegalan dan pembacokan tersebut. Polisi kemudian menangkap 4 pelaku.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan anggotanya menyelidiki perkara usai menerima informasi kasus begal sadis tersebut. Awalnya, polisi menangkap tiga pelaku pada dini hari tadi.