Yohanis kala itu hendak mengunjungi anak sambungnya di Kampung Neforibis. Namun, Yohanis tak kunjung pulang ke rumahnya sehingga keluarga berupaya mencari keberadaan yang bersangkutan, tetapi tak ditemukan. Keluarga juga sempat melaporkan kejadian itu ke Polsek Amarasi dan Basarnas Kupang untuk melakukan pencarian, tetapi nihil.

"Jadi para saksi dan keluarga mengenali korban dari cincin yang ditemukan. Sehingga mereka evakuasi dan bawa ke rumah dukanya," jelas Randi.

Diberitakan sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan tengkorak dan tulang manusia di Hutan Batfao, Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT, Selasa (8/9/2026). Di dekat tulang-belulang itu ditemukan sebuah cincin.