Karena itu, koordinasi antara Kementerian ESDM, SKK Migas, pemasok gas, dan PIM diperlukan untuk mengidentifikasi solusi pemenuhan kebutuhan gas serta mendukung implementasi kebijakan harga gas bumi tertentu (HGBT) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Iskandar Muda Guntur Prasetyo menyampaikan PIM terus mendorong pengembangan kapasitas dan peningkatan kinerja produksi, termasuk lini produk NPK serta pengembangan fasilitas amonia dan urea melalui proyek PIM-3.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan PIM dalam memenuhi kebutuhan pupuk nasional dan meningkatkan daya saing industri.

Selain itu, PIM turut memaparkan rencana pengembangan blue ammonia dan hybrid green ammonia sebagai bagian dari diversifikasi produk dan upaya menuju industri rendah emisi.