Ia menambahkan bahwa satuan zeni militer tengah membersihkan ranjau dan alat peledak dari wilayah yang berhasil direbut kembali di Al-Jawf guna mengurangi risiko terhadap keselamatan warga sipil.

Hingga kini, belum ada komentar langsung dari pihak Houthi.

Eskalasi militer antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi kembali meningkat pada Juli, menewaskan dan melukai ribuan orang serta memaksa lebih dari 250.000 warga mengungsi, menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB).