NADIKABAR.COM β Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melakukan pencatatan setiap transaksi.
Ketua TEP 5 Unair dr Moses Glorino Rumambo Pandin di Manokwari, Selasa, mengatakan format berbasis Microsoft Excel dilengkapi rumus perhitungan otomatis, sehingga tata kelola pencatatan keuangan BUMDes lebih tertata.
βFormat tersebut diperkenalkan kepada pengurus BUMDes SP 1, SP 2, dan SP 4 melalui pelatihan di gedung serbaguna SP 1, kawasan transmigrasi Prafi, tanggal 22β23 Oktober 2026,β ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa pengembangan format pelaporan keuangan digital didasari pada kebutuhan pengurus yang masih menggunakan buku untuk mencatat seluruh transaksi maupun penyusunan laporan keuangan.
Metode manual tersebut kerap menyulitkan pengurus BUMDes dalam menghitung dan merekapitulasi data, terutama ketika jumlah transaksi semakin banyak, sehingga memerlukan pengembangan sistem yang lebih praktis.
βMelalui format digital, pengurus dapat melakukan perhitungan dan menyusun rekapitulasi keuangan secara terstruktur,β ujar Moses.
Menurut dia, data setiap transaksi yang tersimpan dalam sistem digital berbasis Microsoft Excel memudahkan proses pemeriksaan, dapat diperbaharui, serta menjadi bahan evaluasi pengelolaan keuangan BUMDes.
Materi pelatihan pada hari pertama tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan sistem laporan keuangan digital, melainkan tata kelola dan penyusunan pelaporan secara baik dan benar dalam mendukung operasional BUMDes.
βTim kami juga memberikan materi tentang tata kelola dan penyusunan laporan keuangan. Pencatatan yang diperkenalkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengurus,β ucap Moses.
Pada hari kedua, pihaknya menghadirkan Kepala Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Kampung pada DPMK Manokwari Thomas Heru Susanto yang menyampaikan materi tentang struktur organisasi dan tata kelola kelembagaan BUMDes.
Hal ini berkaitan dengan penataan administrasi keuangan perlu disertai pembagian tugas maupun tanggung jawab yang jelas agar pengelolaan usaha BUMDes di kawasan transmigrasi Distrik Prafi berjalan secara terarah dan berkelanjutan.