Sementara itu, Ketua Tim Ekspedisi Patriot Undip, Yusniar Hanani menyampaikan kegiatan ini diikuti 120 siswa dari dua sekolah di kawasan transmigrasi. Lewat kegiatan ini, mereka belajar bersama tentang pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan sejak dini melalui aktivitas interaktif yang seru.
"Dalam program ini, kami menghadirkan modul pencegahan penyakit berbasis lingkungan hingga stunting. Kami tidak hanya memberikan materi, tetapi juga praktik interaktif menggunakan media seperti flashcard agar siswa dapat langsung mencocokkan jawaban serta berkomitmen menjaga lingkungannya," paparnya.
Hadirnya program ini juga sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto soal pentingnya pemahaman mengenai lingkungan hidup, khususnya pepohonan, diajarkan sejak dini di sekolah.
"Dengan pendidikan mulai dari anak-anak muda, anak-anak sekolah, bahwa tidak lagi boleh bakar atau tebang pohon seenaknya," kata Prabowo.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat penanganan bencana gempa di NTT, Rabu (26/8/2026).