NADIKABAR.COM — Teras dan pagar rumah warga di Jalan Haji Sanusi, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, ambruk imbas proyek pembangunan saluran air di lokasi tersebut.
Insiden yang terjadi pada Kamis (1/10) malam itu dikonfirmasi oleh Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Mustajab.
"Baik, sudah dikoordinasikan dengan RW, segera ditindaklanjuti," kata Mustajab melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Jumat.
Sementara itu, Camat Cengkareng, Suhardin, mengatakan pihaknya telah membuat kesepakatan antara pemilik rumah dengan pihak ketiga dari pelaksana proyek (vendor).
"Sudah terjadi kesepakatan dengan warga yang terdampak langsung ditindaklanjuti. Dari pihak vendor dan warga yang terkena dampak sudah ada kesepakatan," kata Suhardin.
Kesepakatan itu menyatakan teras serta pagar rumah warga yang ambruk akan dibangun kembali.
"Hasilnya akan dibangun kembali," kata Suhardin menegaskan.
Diketahui, pengerjaan saluran tersebut berdampak terhadap ambruknya satu rumah. Dalam gambar yang diterima ANTARA, pagar hingga teras rumah tersebut ambruk ke arah saluran yang tengah dibangun.
Beruntung, insiden itu tidak berdampak terhadap struktur bangunan besar.
Dari pantauan di lokasi, nampak petugas dari vendor serta Sudin SDA menangani pagar serta teras yang ambruk tersebut.
Sejumlah tonggak kayu juga dipasang di bagian bawah pagar rumah-rumah lain yang dilewati proyek saluran untuk mencegah insiden serupa terjadi kembali.
Adapun saluran air itu dibangun sepanjang kurang lebih 684,4 meter dengan U-ditch 40x40 sentimeter dan 60x60 sentimeter.