NADIKABAR.COM — Polisi membongkar laboratorium rahasia pembuatan narkoba jenis etomidate di Jakarta Utara. Pengungkapan ini bermula dari penangkapan lima warga negara Malaysia yang kedapatan membawa narkoba di Bandara Soekarno-Hatta.
Dirangkum NadiKabar, Rabu (30/9/2026), Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Irjen Eko Hadi Santoso menyebut pengungkapan ini berawal dari penangkapan lima WN Malaysia Mohamad Zulhusni (49), Nur Aisyah (25), Emmanuel (24), Prince Alvin Robin (22), Muhammad Adam (21) oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta pada Jumat (25/9/2026) lalu. Selain itu, petugas mengamankan seorang WNI bernama Satria Surya Sumantri (36) yang berperan sebagai sopir penjemput.
"Ke-5 WNA tersebut diketahui tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan penerbangan AirAsia QZ201," kata Eko melalui keterangannya, Senin (28/9).
Penyelundupan ini terungkap saat lima pelaku mendarat di Terminal 2F Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (25/9). Mereka terbang bersama dari Kuala Lumpur, Malaysia.
Petugas Bea Cukai yang mencurigai gerak-gerik mereka langsung melakukan pemeriksaan. Hasilnya, masing-masing pelaku diketahui menyelundupkan dua bungkus serbuk putih yang disembunyikan di bagian sol dalam sepatu mereka.
Dari lima pasang sepatu milik kelima kurir tersebut, disita 10 bungkus serbuk etomidate dengan berat mencapai 5 kilogram.
"Dari hasil pemeriksaan awal, masing-masing membawa dua bungkus serbuk yang diduga etomidate dengan berat sekitar 500 gram per bungkus. Barang tersebut disembunyikan di bagian insole sepatu. Secara keseluruhan ditemukan 10 bungkus dengan berat (total) 5 kg," ungkap Eko.