Tanduk rusa memiliki inti tulang utuh dengan lapisan keratin. Meski kuat, tanduk rusa akan rontok dan tumbuh kembali setiap tahun. Namun, akan tumbuh kembali sekitar dua hingga tiga minggu setelah pedikel pulih dari proses tanggalnya.

Secara umum, tanduk mulai tumbuh pada masa pubertas sebagai persiapan untuk musim kawin. Siklus pertumbuhannya bergantung pada kadar testosteron dalam darah rusa.

Tanduk rusa berfungsi sebagai penunjuk dominasi dan digunakan untuk bertarung selama musim kawin. Saat musim kawin telah berakhir, tanduk tidak berfungsi lagi dan tanggal berakhir dari kepala sang jantan.

Penanggalan terjadi dalam beberapa minggu. Pada jenis rusa ekor putih, contohnya, proses ini terjadi dari akhir Januari hingga Februari, bahkan Maret. Perubahan hormon, yang berkaitan dengan panjangnya durasi siang hari, menjadi salah satu pemicu proses tanggalnya tanduk.

Ranggah umumnya ditemukan pada Cervidae yaitu rusa dan kerabatnya, serta bersifat tidak permanen. Sementara tanduk permanen tidak tanggal setiap tahun.

Tanduk selain rusa juga memiliki inti tulang yang dilapisi keratin. Umumnya, tanduk dapat ditemui pada kelompok Bovinae.