NADIKABAR.COM — Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting ingin menikmati proses kembali ke performa terbaiknya usai terhenti di perempat final Korea Open 2026.

Hal itu disampaikan Ginting usai kalah dramatis pada babak delapan besar Korea Open 2026 lawan Jason Gunawan 25-23, 11-21, 13-21 pada Jumat (6/11). Adapun Korea Open 2026 merupakan panggung pertama Ginting di ajang bergengsi BWF setelah terakhir beraksi di Taiwan Open 2026, empat bulan lalu.

"Menurut saya cukup positif proses dari Korea Open minggu ini. Dari tiga kali main bisa mengatasi kendala di lapangan dengan baik kecuali hari ini yang kurang di pola strategi saja," kata Ginting dalam keterangan tertulis PBSI, Jumat (6/11).

Di tengah perjuangan kembali ke performa terbaik, Ginting sempat merintis dari bawah saat mengikuti ajang Indonesia Masters Super 100 pada September. Namun peraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu tumbang di babak pertama.

Kini Ginting memberanikan diri tampil di Korea Open 2026 dengan level Super 500. Meski kalah di perempat final, Ginting merasa perkembangan fisiknya semakin prima meski belum sesuai harapan.

"Mungkin kalau dihitung persen masih belum mendekati terlalu dekat dengan performa yang saya targetkan," ujarnya.

"Tapi dari segi pelajaran yang saya dapat dari evaluasi pertandingan kemarin lalu dibawa sampai ke sini, bukan cuman soal menang kalahnya tapi progresnya waktu dicoba di lapangan buat lebih tenang," ia menambahkan.Lebih lanjut, Ginting mengaku sudah kembali menikmati jalannya pertandingan di lapangan. Karena itu, atlet jebolan klub SGS Bandung tersebut bahagia dengan proses yang dijalaninya.

"Saya ingin cari strategi pola main segala macam sudah lebih enak aja dibanding sebelum-sebelumnya dan mungkin saya sudah bisa mulai kembali menikmati pertandingan demi pertandingan. Cukup happy rasanya," tutur Ginting.