"Kayak dengar minta tolongnya itu sih ya agak lumayan lama. Cuma kan kita juga mau lihat karena pintunya dikunci, jadi kita nggak bisa lihat gitu kan. Dan yang lebih lebih kita ininya tuh semakin kencang dan teriak 'Sakit, ya Allah, Allahu Akbar'," ungkapnya.

Teriakan korban tersebut membuat dirinya dan tetangga lain melihat langsung apa yang terjadi. Namun saat dihampiri, kondisi pintu rumah masih terkunci.

"Kalau kita itu kita pertama kita langsung mendobrak, takutnya kita dikata ikut campur urusan orang gitu ya, kita juga agak gimana gitu kan. Tapi pas dia minta tolong, teriak 'Sakit, Allahu Akbar' baru kita berontak semua gitu," ujarnya.

Tetangga kemudian mendobrak pintu yang terkunci. Di situ, kondisi korban sudah memprihatinkan dengan penuh luka bakar.

"Empat orang apa lima orang gitu dobrak. Terus si korban sudah tergeletak dengan penuh luka bakar," tambahnya.

Martin mengatakan pelaku tak menunjukkan wajah panik, namun meminta untuk dicarikan mobil untuk membawa korban ke rumah sakit.

"Biasa aja (wajah pelaku). Dia (pelaku) cuma bilang, 'Tin cariin mobil'. Nggak ada ekspresi, paniknya nggak ada. Biasa aja dia. Cuma minta cariin mobil aja udah untuk bawa ke rumah sakit," ujar Martin.