"Kami langsung menghubungi BKSDA untuk melakukan evakuasi. Ada dua orang utan yang kami amankan, satu jantan dan satu betina," kata Sarwani, Jumat (6/11/2026).

Kedua orang utan itu diberi nama Fajar dan Fitri. Rencananya, KTH Meniti Fajar, telah menyiapkan kawasan hutan kemasyarakatan (HKM) yang mereka kelola di Kelurahan Mendawai Seberang sebagai lokasi rencana pelepasliaran.

"Kita amankan dulu, kita periksa kesehatannya dan diberikan vitamin. Pada waktunya nanti akan kita lepasliarkan kembali di kawasan HKM KTH Meniti Fajar," ungkapnya.