NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku tidak ingin melakukan inspeksi mendadak (sidak) sebelum melakukan rapat keliling di tiap kecamatan Ibu Kota karena terkesan seperti "gaya-gayaan".

Hal itu ia sampaikan menanggapi usulan masyarakat melalui media sosial yang ingin agar Pramono melakukan sidak karena ia ingin melihat persoalan yang terjadi secara lebih rill.

“Saya bukan orang yang (suka) sidak, itu biasanya untuk gaya-gayaan. Tapi saya ingin memecahkan (masalah), memutuskan,” kata Pramono saat dijumpai setelah rapat di Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis.

Pramono menyampaikan hal yang terpenting baginya dalam rapat di tiap kecamatan adalah bisa melihat langsung kondisi di lapangan dan mengetahui persoalan yang dihadapi warga.

Selain itu, rapat di kecamatan bertujuan mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi warga serta membuat kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Untuk itu, ia ingin setiap pertemuan dengan jajaran pemerintah daerah menghasilkan keputusan yang bermanfaat.

Bahkan, Pramono mengaku juga tidak mempermasalahkan jika pertemuan dengan camat dan lurah dilakukan tanpa kehadiran wartawan.

“Pokoknya kita atur yang menyenangkan sama-sama,” ujarnya.

Diketahui, Pramono mulai melakukan rapat di kecamatan-kecamatan wilayah Jakarta mulai November.

Sebagai pemimpin Jakarta, Pramono mengaku tidak ingin hanya mendengar laporan yang positif saja. Oleh karenanya, ia ingin menggelar rapat tatap muka bersama lurah-lurah di Jakarta.

Kecamatan tersebut nantinya akan menjadi tuan rumah dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta dan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.

Tak hanya Gubernur dan Sekretaris Daerah (Sekda), rapat itu juga dihadiri oleh wali kota daerah setempat maupun bupati.

Menurut Pramono, hal yang akan dibahas dalam rapat tersebut adalah persoalan-persoalan yang ada di masing-masing kecamatan sehingga dapat dibahas dan dicari solusinya bersama.

Ia menargetkan dapat menyelesaikan rapat bersama 44 kecamatan paling lama dalam kurun empat bulan ke depan.