NADIKABAR.COM — Bareskrim Mabes Polri menggerebek kasino yang beroperasi di Sukoharjo dan mengamankan duit Rp 1 miliar. Lokasi kasino ini ternyata berhadapan langsung dengan tempat ibadah Vihara Karunia Maitreya di Jalan Rambutan, Desa Kwarasan, Grogol, Sukoharjo.
Sekertaris Forum Warga Grogol, Endro Sudarsono, mengatakan lokasi kasino itu sempat dilaporkan oleh Forum Warga Grogol melalui jejaring di DPRD Sukoharjo pada Kamis (27/11/2025).
"Itu di depannya ada tempat ibadah. Karena kita sulit membuktikan, kita meminta bantuan ke DPRD itu," kata Endro saat dihubungi awak media, Jumat (28/8).
Dalam rapat dengar pendapat tersebut, warga bersama anggota DPRD Sukoharjo, pihak kepolisian, dan perangkat Kecamatan Grogol sempat mendatangi lokasi. Namun saat didatangi, lokasi kasino itu dalam kondisi tertutup rapat.
Endro mengaku mendapatkan laporan dari warga jika aktivitas perjudian di lokasi tersebut menggunakan meja. Kasino itu disebut sudah beroperasi sejak pertengahan tahun lalu.
"Iya (dulunya untuk gudang). Perjudian sejak kurang lebih 3 bulanan sebelum saya ke DPRD Sukoharjo (hearing). Lalu kami lakukan investigasi, cek lokasi, hingga ada warga dan teman Laskar yang mendatangi malam-malam," ucapnya.
Dia menjelaskan, dari penelusurannya lokasi perjudian tersebut menggunakan meja. Namun karena tidak bisa mengakses lokasi tersebut, dia tidak mengetahui pasti praktik perjudiannya seperti apa.
"Saya dapat informasi penggerebekan sudah sekitar seminggu yang lalu. Sekitar tanggal 16 (Agustus)," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang warga di sekitar, membenarkan lokasi kasino yang digeledah Bareskrim tersebut. Namun dia tidak tahu pasti kapan penggerebekan itu dilakukan.
"Pas penggerebekan saya tidak tahu, waktu itu kita fokus ke acara tirakatan," kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada awak media, Jumat (28/8).
"Dulu untuk gudang, dikontrakkannya macam-macam. Ada keramik, plastik, banyak sebelumnya itu. Tapi tidak tahu izinnya untuk apa," imbuhnya.
Dihubungi terpisah, Camat Grogol Herdis Kurnia Wijaya, belum mendapatkan laporan terkait penggerebekan kasino tersebut. Namun dia sudah mengetahui kabar penggerebekan tersebut dari warga sekitar.
"(Penggerebekan) Malam tirakatan, sebelum 17 Agustus berarti. (Lokasinya?) Yang dulu pernah dihearingkan di DPRD," kata Herdis saat dihubungi awak media.
Adapun berdasar pengamatan NadiKabar, tempat kasino itu memang berdiri tepat di depan sebuah vihara. Bangunan yang digerebek itu dilindungi pagar tinggi dengan gerbang besi yang tertutup rapat.