NADIKABAR.COM — Kebiasaan malas bergerak atau sedentary lifestyle menjadi bagian dari keseharian sebagian orang. Alih-alih aktif beraktivitas, mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk atau melakukan aktivitas yang minim gerakan.

Kebiasaan tersebut tidak sebaiknya dianggap sepele karena dapat berkaitan dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit, termasuk kanker. Meski demikian, hubungan tim redaksi gaya hidup sedentari dan kanker tidak bersifat langsung.

Penyakit kanker sendiri memiliki banyak faktor penyebab atau bersifat multifaktorial. Karena itu, munculnya kanker tidak dapat dikaitkan hanya dengan satu faktor saja.

Spesialis penyakit dalam subspesialisasi hematologi-onkologi, dr Santi Christiani Gultom, SpPD-KHOM dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, menjelaskan bahwa kaitan tim redaksi kebiasaan kurang bergerak dan kanker salah satunya berhubungan dengan obesitas.