Jenis kera ini dikatakan berekor panjang dengan tubuh besar. Terkadang kawanan kera akan aktif menyerang ketika menemukan petani yang sendirian.

"Kalau kita sendiri, diserang. Tapi selama ini belum ada yang terluka," jelas Gatot.

Sementara itu, Perbekel Desa Nyalian Cokorda Gde Agung Mahaputra, menerangkan wilayah yang terdampak serangan kera ini sudah menyerang tiga banjar, yakni Banjar Gria, Pekandelan, dan Klodan.

Berdasarkan laporan warga, gerombolan kera ini mulai turun dari habitatnya di sebelah timur menuju area perkebunan dan permukiman warga sejak sekitar tiga bulan lalu.