"Ular pertama diketahui oleh tetangganya yang baru pulang dari, Jawa Timur. Ketika parkir mobil, melihat ular keluar dari kebun sebelah utara pemilik rumah dan masuk ke halaman rumahnya. Setelah dilihat ular tersebut masuk ke sela-sela tembok dan warung. Karena diketahui jenis ular sanca tidak berani untuk mengevakuasinya lalu dibiarkan saja. Sekitar pukul 10.40 WIB dilihat lagi ke tempat semula ular masih di lokasi, kemudian pelapor langsung menghubungi call center kantor UPT Pemadam Kebakaran," tutur Arga, Rabu (9/9/2026).

Mendapatkan laporan tersebut, Damkar Kuningan langsung menerjunkan tiga anggotanya ke lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, ular masih bersembunyi di sela-sela tembok yang sempit sehingga membuat petugas sulit untuk mengevakuasi ular tersebut. Namun, setelah berjibaku selama 13 menit melewati celah tembok yang sempit, akhirnya ular tersebut berhasil dievakuasi.

Setelah dievakuasi, ular sanca tersebut diketahui memiliki panjang sekitar 3,5 meter yang berasal dari area perkebunan yang tidak jauh dari warung.