NADIKABAR.COM — 35 Nahdlatul Ulama memilih KH Miftachul Akhyar sebagai Rais 'Aam Pengurus Besar NU masa bhakti 2026-2031. Pemilihan itu dilakukan oleh Sembilan ulama anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) pada Ahad malam.

Sembilan ulama anggota AHWA tersebut adalah Pengasuh PP Al Falah Ploso KH Nurul Huda Djazuli, Rais Syuriah PWNU Aceh TGK KH Nuruzzahri Yahya atau Waled NU, Pengasuh PP An Nahdlah Makassar AG KH Baharuddin HS, Rais Aam PBNU 2021-2026 KH Miftachul Akhyar. Kemudian Ahli Fikih dari PP Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo KH Afifuddin Muhajir, Ketum MUI dan Pengasuh PP Al Amien KH Anwar Iskandar, Pengasuh PP Lirboyo KH Anwar Manshur, Pengasuh PP Al Muhajirin Purwakarta KH Abun Bunyamin, serta Mantan Ketum PBNU yang saat ini menjadi Mustasyar PBNU KH Said Aqil Siradj.

Mereka menggelar rapat tertutup di kediaman Pahlawan Nasional sekaligus salah satu tokoh pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Rapat dibuka oleh KH Nurul Huda Djazuli Pengasuh PP Al Falah Ploso, Kediri.

Rapat AHWA dipimpin oleh Rais Aam masa bakti 2021-2026, KH Miftachul Akhyar. Selesai rapat salah satu anggota AHWA KH Anwar Iskandar terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU masa bhakti 2026-2031 dalan sidang pleno V, halaman Gedung Serba Guna (GSG) KH Hasbullah Said sekitar pukul 23.23 WIB.

Para kiai anggota AHWA memberikan pesan kepada Kiai Miftach sebagai Rais 'Aam PBNU masa bhakti 2026-2031.

"Catatan yang merupakan pesan anggota AHWA bahwa kepada Rais Aam terpilih diamanahkan untuk mengajak potensi-potensi yang ada di dalam NU dalam bentuk apapun untuk ke depan bersama-sama merawat dan mengurus NU secara bersama-sama. Sehingga apapun background sebelumnya dalam dinamika organisasi ini semuanya akan kita ajak. Itu pesan AHWA kepada Rais Aam terpilih," terang Kiai Anwar di lokasi, Minggu malam (30/8)

Menurut Kiai Anwar mekanisme pemilihan Rais Aam dilakukan dengan cara musyawarah mufakat sesuai perintah Alquran dan juga sesuai dengan sila keempat Pancasila. Adapun penentuan rapat AHWA yang dipimpin oleh KH Miftachul Akhyar, hal ini sama dengan Muktamar ke-34 PBNU di Lampung pada 2021 lalu.

"Pemilihan ini sama dengan Muktamar di Lampung, bahwa rapat AHWA dipimpin mantan Rais Aam, KH Ma'ruf Amin. Mekanisme yang digunakan di dalam musyawarah AHWA tadi adalah musyawarah mufakat yang sesuai perintah Al-Qur'an dan sesuai sila keempat Pancasila," kata Kiai Anwar.

Artikel selengkapnya terpilihnya KH Miftachul Akhyar bisa dibaca di NadiKabar di sini.