"Dia ikut karena sama-sama dengan teman. Katanya nama adik itu tidak ada dalam daftar keberangkatan, tetapi mungkin karena mereka satu kantor jadi teman jalan mungkin dia juga ikut jalan," jelas kerabat Willy.

"Ibu itu bilang di kantor dia (Willy) seorang anak yang rajin. Dia ini sosoknya anak baik, kita tidak perlu suruh dia kerja. Dia tau apa yang harus dikerjakan tanpa harus disuruh," imbuh kerabat Willy.

Keluarga kini tengah menunggu kedatangan jenazah Willy dari Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pengiriman jenazah dari Jayawijaya ke Rote Ndao dengan mengirimkan perwakilan. Biaya pengiriman jenazah juga ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya.

"Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mereka mendukung. Artinya biaya transportasi dari Papua ke Rote mereka tanggung semua, untuk jenazah dari sana mereka yang atur semua, kami keluarga tinggal tunggu di sini dan besok kirim ke Rote," terang kerabat Willy, Kamis (10/9/2026) malam.