"Kasus pertama yakni foto viral vulgar terjadi tahun lalu. Kedua, sekarang dia juga sedang di BAP karena kasus foto mesraan dengan suami orang. Jadi dua hal yang berbeda kasus foto vulgar dan kasus foto dengan suami orang," tambahnya.

Menurut Salman, kedua perkara tersebut kini tengah diproses karena waktunya berdekatan. Saat pemeriksaan terhadap guru tersebut berlangsung terkait dugaan foto bermesraan dengan tetangganya, muncul kembali pemberitaan mengenai foto vulgar yang peristiwanya terjadi pada tahun lalu.

Ia menambahkan, guru tersebut sudah tidak aktif mengajar di sekolah sejak sekitar sepekan terakhir. Penanganan kasus di tingkat sekolah dan cabang dinas disebut telah selesai, sementara proses selanjutnya kini berlanjut di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

"Kasus ini sudah kita selesaikan di sekolah, sudah selesai di cabang dinas, sekarang sedang berproses. Lalu, pada Jumat kemarin sudah kita laporkan ke cabang dinas pendidikan Provinsi. Mudah-mudahan dengan peristiwa ini menjadi pelajaran dan alarm bagi dunia pendidikan," pungkasnya.