NADIKABAR.COM — Penyanyi sekaligus pemain sinetron Betrand Peto diperiksa menjadi saksi dalam dugaan penganiayaan semalam.
Kasus ini, masih ada kaitannya dengan kisruh yang terjadi di sebuah kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan dua pekan lalu.
Terjerat kasus lagi, anak Ruben Onsu itu menjadikan ini sebagai pembelajaran. Penyanyi yang biasa disapa Onyo itu mengatakan, ini juga merupakan teguran dari Tuhan.
"Mungkin ini teguran dari Tuhan agar aku berhati-hati lagi kedepannya," ungkap Betrand Peto ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, semalam.
Ia meminta doa kepada seluruh masyarakat agar permasalahannya cepat selesai dan bisa menjalankan kegiatan seperti sedia kala lagi.
"Doain ya mudah-mudahan semuanya lancar dan berakhir baik," jelasnya.
Pemeriksaan ini merupakan laporan Bebby Hatami yang dibuat untuk perempuan berinisial DYP yang teregister dengan nomor LP/B/6852/IX/2026/SPKT/POLDAMETROJAYA.
Laporan itu terkait dugaan penganiayaan yang terjadi pada 14 September 2026.
Sebelumnya, dua perempuan berinisial ANW dan DYP melaporkan Betrand Peto dan temannya dengan laporan yang berbeda di Polda Metro Jaya.
ANW melaporkan Betrand atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual, kemudian DYP melaporkan Bebby Hatami atas dugaan penganiayaan.
DYP mengaku mengalami kekerasan fisik saat terjadi perselisihan antarkelompok.